Begini Sejarah Kacang Bogares Khas Tegal, Cemilan Bercita Rasa Gurih Cocok untuk Dijadikan Oleh-oleh

Kacang bogares khas Tegal cocok untuk dijadikan oleh-oleh
Kacang bogares khas Tegal cocok untuk dijadikan oleh-oleh

Tegal, diswaypekalongan.id – Kalau ke Tegal jangan lupa untuk sempatkan beli oleh-olehnya yakni kacang bogares khas Tegal. Seperti namanya, camilan satu ini berasal dari Desa Bogares Kidul, Kecamatan Pangkah. 

Di Desa Bogares ini, kacang bogares khas Tegal tumbuh menjadi industri rumahan yang semakin pesat. Kini industri kacang bogares menjadi salah satu sumber penghasilan utama masyarakat Bogares Kidul.

Kacang bogares khas Tegal memiliki tekstur rasa lebih gurih dari kacang biasanya. Salah satu yang menarik yakni pada proses memasaknya dengan cara disangrai menggunakan pasir.

Proses Pembuatan Kacang Bogares Khas Tegal

Proses pembuatan kacang bogares khas Tegal berbeda dengan cemilan lainnya yang berbahan dasar kacang tanah.

Kacang tanah yang sudah kering dimasukkan ke dalam mesin pengupas kacang, kemudian diayak agar kacang terpisah dengan kotorannya.

Kemudian kacang direndam semalaman di dalam wadah berisi bumbu. Setelah itu kacang dijemur dibawah sinar matahari dan barulah kacang siap disangrai.

Pada proses menyangrai yang membuat beda dengan yang lain, sebab kacang bogares khas Tegal disangrai menggunakan pasir di dalam wajan berbahan lempung. Pasir sendiri menjadi pengganti minyak goreng sebagai media meratakan panas pada kacang.

Setelah matang, kacang diayak menggunakan tampah untuk menghilangkan sisa pasir. Berhubung proses memasaknya tanpa menggunakan minyak jadi kacang bogares khas Tegal cocok banget untuk camilan buat kamu yang sedang diet.

Sejarah Kacang Bogares Khas Tegal

Menurut salah satu pedagang kacang bogares Khas Tegal yakni Supriyati, kacang bogares pertama kalinya digagas oleh ayah dan saudaranya pada tahun 1950-an. Kemudian Ia merupakan generasi pertama yang meneruskan bisnis rumahan tersebut dari 2006 hingga sekarang.

Dulu, kata Supriyati, ayahnya mengatakan di Desa Bogares banyak petani kacang tanah. Berawal dari banyaknya produksi kacang, di situlah muncul ide untuk mengolah hasil tani tersebut menjadi olahan yang bernilai ekonomi.

Baca Juga:  Lezatnya Sapitan Khas Pekalongan, Sate Daging Sapi yang Ditumbuk dan Rasanya Menggoyang Lidah

“Nama Bogares sendiri di ambil nama desa setempat yaitu Desa Bogares Kidul,” ucapnya. Namun saat ini karena sudah tidak ada petani kacang bahan bakunya didatangkan langsung dari luar kota.

Selain karena berasal dari nama daerah juga tekstur rasa yang memiliki ciri khas tersendiri. Dengan kata lain, meskipun di daerah lainnya mungkin ada jenis kacang yang serupa, namun dari segi rasa kacang bogares berbeda sehingga tidak menggunakan nama kacang.

“Perbedaan kuncinya ada di rasa yang lebih gurih dan kalau dimakan tidak membuat pusing. Karena menurut beberapa konsumen jika terlalu banyak makan kacang bisa menimbulkan pusing sedangkan kacang bogares tidak,” ucapnya

Untuk saat ini proses produksi yang dilakukan hanya sebulan sekali dan hanya menggoreng 2 kuintal kacang bogares. Jumlah tersebut menurun dibandingkan tahun-tahun sebelumnya bisa mencapai 6 hingga 8 kuintal.

Penurunan yang sangat drastis tersebut sudah terjadi sejak adanya pandemi covid 19 dan jumlah toko oleh-oleh atau penjual kacang bogares juga semakin banyak sehingga sangat berpengaruh terhadap penjualan.

Harga Kacang Bogares Khas Tegal

Cemilan satu ini juga bisa disebut cemilan khas lebaran karena banyak dicari masyarakat untuk dijadikan suguhan saat lebaran.

Soal harga satu kilo kacang bogares khas Tegal ini relatif terjangkau lho hanya Rp50.000 per kilo nya.

“Satu kilo gramnya sendiri saya jual Rp50.000/kg. Saya juga menyediakan berbagai ukuran untuk dijual di market-market dan di kios sendiri,” ujarnya.

Demikian pembahasan mengenai sejarah kacang bogares khas Tegal. Kalau mampir ke Tegal jangan lupa untuk membelinya yah.