Asal-usul Sejarah Jembatan Loji Pekalongan, Konon Ada Makam di Bawah Sungai

Jembatan Loji pada tahun 1880an
Jembatan Loji pada tahun 1880an

Pekalongan, diswaypekalongan.id – Dahulu selain bangunan-bangunan tempat tinggal banyak terdapat jembatan-jembatan yang sudah dibuat dari dulu. Ini ada salah satu jembatan yang memiliki sejarah, yaitu sejarah Jembatan Loji Pekalongan.

Sejarah Jembatan Loji Pekalongan ini beberapa orang sudah tahu tentangnya. Namun, banyak orang yang masih penasaran dengan jembatan yang satu ini.

Oleh karena itu, akan kami bahas secara singkat sejarah Jembatan Loji Pekalongan. Untuk Anda yang belum mengetahui tentang Jembatan Loji ini tenang saja, Anda bisa simak artikel ini.

Ada beberapa cerita pada zaman dahulu, bagaimana dan mengapa Jembatan Loji ini dibuat. Anda bisa tahu di bawah ini untuk selengkapnya, jadi Anda akan tahu sejarahnya.

Sejarah Jembatan Loji Pekalongan

Dikutip dari akun Youtube Boimage, di mana Jembatan Loji ini atau Burg Loji ini dibangun yang menjadi salah satu cagar budaya milik Kota Pekalongan.

Jembatan Loji yang dulu ada ini telah dibangun pada zaman pemerintahan kolonial Belanda. Jembatan yang di atas Kali Kupang ini diperkirakan telah dibangun pada tahun 1880an.

Jembatan Loji ini memiliki panjang 19 meter yang sudah diperkirakan oleh pembuat Jembatan pada zaman penjajahan. Yang mana pada masa awal pembangunannya sangat vital dengan positif untuk kepentingan masyarakat maupun pemerintah Belanda atau disebut VOC.

Pemerintah Belanda yang melebarkan sayap jajahannya ke pedalaman Pekalongan. Awalnya Jembatan Loji yang terbuat dari kayu ini memiliki perubahan seiring waktu berjalan.

Ada yang menarik dari Jembatan Loji, yang mana dari Hj. Abdul Syukur warga Kelurahan Klego. Dari kakeknya yang bernama Hj. Anwar, bahwa pada pembangunannya, sang insinyur Belanda hendak mengecor jembatan.

Namun, terdapat kendala pada pembangunanya yaitu pondasi jembatan seperti semen terhanyut oleh arus sungai. Berikutnya dari salah satu kuli bangunan mengusulkan agar pemimpin pembuat jembatan ini mencampurkan adonan tersebut dengan tepung kanji.

Baca Juga:  Memperingati HUT ke 62, PT Taspen KC Pekalongan Salurkan Bantuan Kursi Roda

Dan cara tersebut pun berhasil, sehingga karisidenan Pekalongan memberi kuli bangunan tersebut penghargaan. Itulah 2 cerita dari warga sekitar.

Kemudian pada tahun 1951 setelah Indonesia merdeka, jembatan ini menjadi penghubung antara pesisir Pekalongan dan daerah pedalaman, karena Jembatan Loji ini satu-satunya yang memiliki jarak yang dekat untuk menempuh tujuan Anda.

Konon katanya Jembatan Loji ini terdapat sebuah makam, makam tersebut akan terlihat jika air surut. Tidak diketahui makam tersebut makam siapa.

Kesimpulan

Nah selanjutnya, mungkin Anda perlu tahu lokasi dari sejarah Jembatan Loji Pekalongan ini. Yang mana terletak di Jalan Sultan Agung Wetan, Pekalongan Utara, Kota Pekalongan.

Anda bisa tahu sejarah dari Jembatan Loji ini yang sudah ada dari tahun 1880an hingga sekarang. Peninggalan penjajahan Belanda yang sampai sekarang masih ada sangat banyak, salah satunya adalah Jembatan Loji ini.

Itulah sejarah Jembatan Loji Pekalongan yang mungkin beberapa Anda belum mengetahuinya. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda yang membaca.