Yuk Explore di Kawasan Kota Tua Jetayu Pekalongan, Banyak Bangunan Bersejarah Bentuknya Khas Eropa

Kawasan Kota Tua Jetayu
Kawasan Kota Tua Jetayu

Pekalongan, diswaypekalongan.id – Liburan ke Pekalongan selain berbelanja batik terdapat juga kawasan yang banyak bangunan bersejarah menarik untuk kita kunjungi. Nama kawasan tersebut adalah Kota Tua Jetayu. 

Di kawasan Kota Tua Jetayu di Pekalongan ini setiap bangunannya memiliki gaya arsitekturnya unik dan khas Eropa. Setiap bangunannya di kawasan ini memiliki cerita sejarahnya masing-masing.

Bangunan yang berdiri di kawasan Kota Tua Jetayu ini seperti kantor pos, Gereja Protestan, Gedung Societet, Gedung Balai Kota (kini Museum Batik), bekas kantor DPU (kini digunakan sebagai kantor Batik TV), Gedung Pertani, dan rumah mantan pembantu Gubernur yang dibangun pada tahun 1850.

Selain itu di kawasan Kota Tua Jetayu ini biasanya juga menjadi pusat kegiatan masyarakat. Banyak acara-acara baik bertaraf nasional maupun internasional yang diselenggarakan di sana.

Setiap pagi, tempat itu juga dijadikan area berolahraga oleh warga maupun anak-anak sekolah yang letaknya tak jauh dari sana.

Berikut ini daya tarik kawasan Kota Jetayu yang ada di Pekalongan. Simak hingga selesai.

Terdapat Bangunan Bersejarah

Kawasan Kota Tua Jetayu banyak bangunan bersejarah yang memiliki arsitektur unik dan khas Eropa. Tidak hanya keunikan bangunannya saja, masih dalam kawasan ini ada kawasan Kampung Cina.

Dulunya ada sebuah gapura yang menjadi penanda pintu masuk ke Kampung Pecinan ini. Saat malam, gapura ini akan menjadi tempat penjaga mengawasi orang yang keluar masuk kampung tersebut.

Ketika Tahun Baru Imlek, warga di kampung ini akan mengadakan Festival Pintu Dalem yang merujuk pada keberadaan gapura ini. Sayangnya, kini gapura itu sudah dibongkar karena proyek pelebaran jalan.

Selain gapura, di kawasan itu ada Rumah Jaksa dan Rumah Kediaman Keluarga Kapitan Thao, orang yang dulu begitu terpandang di tengah masyarakat Cina.

Baca Juga:  Bantuan Obat-obatan dari Pemkab untuk Rutan Pekalongan

Di antara gedung-gedung tua yang berdiri di Kota Tua Jetayu, ada satu gedung yang menjadi saksi bisu sistem tanam paksa.

Warga Pekalongan mengenalnya dengan nama Gedung Pertani. Dulunya, gedung itu dibangun Belanda untuk mengatur keuangan dari hasil perdagangan gula antara Hindia-Belanda dengan Kerajaan Hindia Belanda.

Gedung Pertani juga menjadi saksi bisu sistem tanam paksa yang ditetapkan Pemerintah Hindia Belanda pada waktu itu. Pada waktu itu, warga di Pekalongan “dipaksa” untuk menanam komoditas gula.

Demi kelancaran transaksi pengiriman uang maupun transaksi lainnya, Pemerintah Hindia Belanda waktu itu mendirikan Gedung Pertani sekitar akhir abad ke-19. Setelah beroperasi cukup lama, bank itu akhirnya ditutup menjelang kedatangan Jepang, tepatnya pada 1941.

Berikut beberapa bangunan bersejarah yang ada di sekitar Kawasan Kota Tua Jetayu Pekalongan :

  • Rumah Dinas Residen Pekalongan
  • Kantor Pos Pekalongan
  • Gedung Pt. Pertani Pekalongan
  • GOR Jetayu Pekalongan
  • Gedung Batik TV Pekalongan
  • Museum Batik Pekalongan
  • Benteng Pekalongan
  • Pabrik Limun Oriental
  • Jembatan Loji
  • Gereja Santo Petrus
  • Klenteng Pho An Thian,
  • Tugu Mylpaal
  • Tugu 0 km

Spot Foto Menarik

Setelah puas melihat bangunan kuno bersejarah jangan lupa untuk berswafoto. Tempat ini cocok banget untuk hunting foto yang keren.

Selain itu wisatawan juga bisa melakukan napak tilas untuk mempelajari sejarah masing-masing bangunan secara langsung. Jadi kawasan Kota Tua Jetayu ini cocok banget sebagai wisata edukasi.

Lokasi Kota Tua Jetayu

Buat kamu yang ingin berkunjung kesini, lokasi Kawasan Budaya Jetayu berada di utara Alun-alun Pekalongan. Alamat tepatnya di Jl. Jetayu, Kauman, Kecamatan Pekalongan Timur, Kota Pekalongan, Jawa Tengah.

 

Jadi buat kamu yang sedang berkunjung ke Pekalongan jangan lupa sempatkan diri untuk mampir di kawasan Kota Tua Jetayu ini yah. Semoga bermanfaat.